Business โ€” 16 July 2012
9 Resep Investasi bagi Pemula

Bingung memiliki uang lebih? Bagi Anda yang sumber pendapatannya berlimpah, terkadang hanya menempatkan kelebihan dana itu pada produk konvensional, seperti tabungan. Padahal, hal tersebut kurang disarankan karena tingkat imbal hasilnya tidak optimal.

Kebingungan ini kerap terjadi bagi para pebisnis pemula. Mereka menginginkan kehidupan yang lebih sejahtera, namun tidak tahu harus menginvestasikan ke instrumen apa.

Bagaimana cara memulai investasi dan apa saja yang harus diperhatikan dalam berinvestasi?

Berikut adalah sembilan resep memulai investasi bagi pemula.

1. Mulailah sedini mungkin
Faktor waktu memegang peranan sangat penting dalam berinvestasi. Semakin muda usia Anda berinvestasi, semakin baik hasil yang akan didapat nanti.

2. Tentukan tujuan investasi secara spesifik
Sebelum memulai, ada baiknya Anda menentukan instrumen investasi yang didasarkan pada minat dan kemampuan. Bentuknya bisa dalam rencana pendidikan, pensiun, membeli rumah/apartemen, membeli kendaraan, renovasi properti, wisata, hingga percepatan pelunasan KPR/KPA dan lainnya. Tidak ada salahnya Anda berkonsultasi pada teman yang sudah memulai lebih dulu atau lebih baik lagi pada penasihat keuangan Anda.

3. Tentukan jangka waktu dan target dana
Setelah menetapkan jenis investasi, Anda harus menentukan jangka waktu dan target dana kelolaan. Untuk properti misalnya, Anda harus punya target berapa tahun uang Anda bisa menghasilkan untung. Begitu halnya dengan instrumen investasi di saham atau obligasi.

4. Alokasikan dana investasi secara konsisten
Idealnya adalah 10 persen hingga 30 persen dari pendapatan bulanan

5. Berinvestasi dengan cara tidak langsung
Kebingungan seorang pebisnis pemula bisa diantisipasi dengan berinvestasi tidak secara langsung. Cara ideal yang banyak dilakukanย  adalah dengan membeli produk reksa dana, mulai dari Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, hingga yang lebih berisiko yakni Reksa Dana Saham. Langkah memilih produk reksa dana ini sangat membantu pebisnis pemula karena dana Anda dikelola oleh seorang manager investasi di perusahaan efek. Setelah memahami Anda bisa beranjak ke investasi langsung seperti saham hingga memulai bisnis riil sendiri atau bergabung dengan mitra bisnis yang cocok dengan Anda.

6. Pelajari berbagai alternatif investasi beserta aspeknya
Dalam memulai bisnis atau investasi, tentu selalu ada tingkat risiko dan imbal hasilnya secara historis. Untuk mengentahui dua komponen ini, Anda bisa membaca artikel para ahli tentang perkembangan ekonomi dan bisnis ke depan. Selanjutnya, dipadupadankan dengan ekspektasi Anda.

7. Jika melirik investasi aset finansial, pilihlah yang kredibel
Tidak jarang investasi di aset finansial yang mengalami fraud (kegagalan). Untuk itu, Anda harus pandai-pandai memilih perusahaan tempat Anda berinvestasi. Pilihlah perusahaaan investasi yang sudah mendapat akreditasi dari badan pengawas, jika Lembaga Perbankan memiliki izin dari Bank Indonesia (BI) sedangkan Lembaga Non-Bank memiliki ijin dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

8. Jangan letakkan semua telur dalam satu keranjang
Buatlah portofolio investasi sendiri yang sesuai dengan risk profil Anda.

9. Potensi keuntungan harus sejalan dengan potensi risiko
Jadi berhati-hatilah jika ada penawaran investasi yang memberi keuntungan tinggi tanpa risiko. [Source: Ciputra Entrepreneurship]

kurus

Referensi:

persentase investasi, berapa persen keuntungan reksadana, investasi properti untuk pemula, persentase keuntungan reksadana, prosentase keuntungan investasi, cara bagi hasil reksadana, persentase keuntungan investasi, persentase keuntungan bisnis properti, berapa keuntungan reksadana, prosentase investasi, cara mastrubasi bagi pemula, persentase keuntungan dalam berinvestasi, presentase keuntungan investasi reksadana, presentase investasi, berapa persen pendapatan untuk investasi, prosentase keuntungan reksadana, sebaiknya berapa tahun investasi tanah, cara persentase untuk investor, persentase dalam investasi, berapa keuntungan yang didapat dari investasi property, yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi pada lembaga bisnis

Related Articles

Share

About Author

(2) Readers Comments